Respons Warganet atas Insiden Rantis Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas

Insiden rantis Brimob menabrak ojol hingga tewas memicu protes warganet. Kapolri minta maaf, tujuh pelaku diperiksa Propam. Evaluasi dilakukan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melayat ke rumah duka, ojol Affan Kurniawan. Affan merupakan korban dari demo 28 Agustus 2025 yang ditabrak oleh mobil rantis Brimob/istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melayat ke rumah duka, ojol Affan Kurniawan. Affan merupakan korban dari demo 28 Agustus 2025 yang ditabrak oleh mobil rantis Brimob/istimewa

Bisnis.com, JAKARTA --- Tagar yang menuding upaya penghilangan nyawa oleh kepolisian memenuhi jagad maya Indonesia menyusul berita meninggalnya seorang pengemudi ojek online

Pantauan Bisnis, hingga Jumat (29/8/2025) ada 235.000 postingan di media sosial X, yang menggunakan tagar tersebut.  

Salah satu pengguna, akun @ChandraRrc471 berceloteh: “Anggaran triliun rupiah katanya untuk keamanan public, tapi yang terjadi hari ini Adalah ancaman nyata terhadap keselamatan rakyat”. 

Akun lainnya, @PakarINTELek mengatakan: “Selama hidup jadi Ojol ditindak Aplikator Mengakhiri hidup dilintas mobil Brimob”.

Adapun pihak kepolisian telah membenarkan telah terjadi insiden pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan, yang terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) saat bentrokan antara demonstran dengan polisi, Kamis (28/8/2025) malam. 

Usai Affan Kurniawan meninggal dunia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara dan meminta maaf atas peristiwa terlindasnya pengemudi ojol oleh rantis Brimob tersebut.
 
Dia mengatakan saat ini pihaknya bakal melakukan evaluasi dan melakukan tindakan terhadap pengemudi rantis Brimob tersebut melalui Divpropam Polri. "Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).
 
Sementara itu, Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Abdul Karim mengatakan tujuh pelaku di dalam kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi ojol di kawasan Pejompongan, itu. 

”Pelaku sudah kita amankan yang saat ini sementara dalam proses pemeriksaan,” ungkapnya dalam konferensi pers di RSCM.

Abdul mengatakan penanganan ini akan dilakukan langsung di bawah kendali Divisi Propam Mabes Polri, bekerjasama dengan Korps Brimob.

”Sementara [terduga pelaku] dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh gabungan antara Bid Propam Mabes Polri dengan Propam Korbrimob karena pelaku merupakan satu asal dari Brimob,” lanjutnya.

Abdul melanjutkan, ketujuh pelaku yang diamankan sedang diperiksa di Mako Brimob Kwitang. Adapun inisial tujuh pelaku tersebut antara lain Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka G.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bisnis Plus logo

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro