Kritik Pedas Ahok ke DPR Usai Unjuk Rasa Berujung Affan Meregang Nyawa

Ahok mengkritik DPR dan pemerintah atas kematian driver ojol saat demo, menyoroti kurangnya solusi bagi demonstran yang berujung kericuhan di Jakarta.
Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2025) / BISNIS - Jessica Gabriela Soehandoko
Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2025) / BISNIS - Jessica Gabriela Soehandoko
Ringkasan Berita
  • Ahok mengkritik pemerintah dan DPR karena tidak mampu memberikan solusi kepada demonstran, yang menyebabkan unjuk rasa berujung kericuhan dan kematian seorang driver ojol.
  • Ahok mencurigai bahwa pemerintah dan DPR enggan mencari solusi atas keresahan para demonstran, menunjukkan ketidakmauan untuk mengubah atau memperbaiki keadaan.
  • Demonstrasi yang terjadi di berbagai lokasi di Jakarta, termasuk di depan Kompleks Parlemen Senayan, dipicu oleh kematian Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang dilindas kendaraan taktis Brimob.

* Ringkasan ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyoroti kasus kematian seorang driver ojol yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Dia mengkritik pemerintah dan DPR yang tidak mampu memberikan solusi kepada demonstran sehingga aksi unjuk rasa berujung kericuhan.

"Kita [Pemerintah dan DPR] tidak mau menerima mereka. Atau memang kita takut. Pemerintah dan DPR takut tidak bisa menyelesaikan permintaan mereka [demonstran]," ujar Ahok dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (29/8/2025).

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini justru mencurigai pemerintah dan DPR memang enggan memberikan solusi atas keresahan para demonstran.

"Kenapa kita [DPR] tidak pernah mau cari solusi? Kita kelihatan tidak mau mengubah, tidak mau memperbaiki," ujar Ahok.

Adapun, berdasarkan pantauan terkini Bisnis di lokasi demonstrasi, tampak api besar berkobar di Jl Gatot Subroto, depan Kompleks Parlemen MPR/DPR di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (29/8/2025) malam.

Sejumlah massa aksi demonstrasi membakar sejumlah water barrier atau pembatas jalan plastik besar di depan Gerbang 46C yang berada di antara Kompleks DPR/MPR dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup.

Api besar menyala terang sekitar pukul 19.10 WIB. Sejumlah anggota Brimob Polri dan TNI AD yang berjaga langsung bersiaga.

Sementara itu di lokasi demonstrasi lainnya yakni sekitar markas Polda Metro Jaya, pasukan Brimob terlihat menambah personel untuk menahan gempuran massa aksi.

Memang, aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025) kemarin memakan korban jiwa yaitu driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis Barakuda milik Brimob.

Gugurnya Affan memantik emosi masyarakat luas. Aksi demonstrasi pun berlangsung di sejumlah titik di Jakarta dan berbagai daerah lain di Indonesia, salah satunya di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen Senayan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bisnis Plus logo

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro